Dukung Program Asta Cita, Rutan Banyumas Tebar 500 Bibit Lele di Area Bimbingan Kemandirian

2 days ago 16

BANYUMAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas terus berkomitmen memberikan pembekalan serta keterampilan nyata bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden serta Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, Rutan Banyumas menggelar kegiatan penebaran bibit ikan lele di Area Bimbingan Kemandirian Rutan Banyumas, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Banyumas, Anggi Febiakto, dengan didampingi Kepala Subseksi (Kasubsi) Pelayanan Tahanan, Sigit Purwanto, serta melibatkan 3 orang Warga Binaan berinisial H (30), T (35), dan T(50) yang mendapatkan program asimilasi dan bimbingan kerja. Sebanyak 500 bibit ikan lele ditebar di kolam budidaya Rutan Banyumas.

Penebaran bibit ini menjadi awal dari siklus pembinaan kemandirian di bidang perikanan, yang dinilai efektif, produktif, dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain melakukan penebaran bibit, Karutan beserta jajaran juga meninjau dan mengontrol langsung seluruh fasilitas area ketahanan pangan Rutan untuk memastikan program pembinaan berjalan optimal.

Kepala Rutan Banyumas, Anggi Febiakto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah konkret dalam membekali warga binaan agar memiliki modal keterampilan saat kembali ke masyarakat kelak.

"Penebaran 500 bibit lele ini adalah wujud nyata komitmen Rutan Banyumas dalam mendukung penuh Program Asta Cita Presiden dan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait ketahanan pangan. Kami ingin Area Bimbingan Kemandirian ini menjadi wadah produktif, di mana para WBP tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga menyerap ilmu budidaya yang bisa menjadi bekal mandiri saat mereka bebas nanti, " ujar Karutan Banyumas, Anggi Febiakto.

Antusiasme juga dirasakan oleh para warga binaan yang terlibat langsung dalam perawatan dan pengelolaan kolam budidaya tersebut. Salah satu warga binaan berinisial H mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan dan kesempatan belajar yang diberikan oleh pihak Rutan.

"Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Pak Karutan dan seluruh petugas yang terus membimbing kami. Lewat kegiatan budidaya lele ini, kami belajar banyak tentang kedisiplinan dan teknik peternakan yang benar. Ini jadi bekal berharga buat kami untuk membuka usaha sendiri setelah selesai menjalani masa hukuman nanti, " ungkap H.

Melalui optimasi program perikanan dan ketahanan pangan ini, pihak Rutan berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar menghasilkan secara materiil, tetapi mampu membentuk pribadi WBP yang lebih mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki rasa percaya diri. Lebih jauh lagi, program ini diharapkan dapat melahirkan lulusan WBP yang siap berintegrasi secara positif, produktif, dan diterima dengan baik oleh masyarakat setelah selesai menjalani masa pidana.

(Humas Rutan Banyumas)

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |